Rematik terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan-jaringan yang membentuk sendi. Kondisi ini diduga terkait dengan faktor keturunan (genetik), juga infeksi virus atau bakteri.Risiko terkena penyakit rematik makin meningkat seiring bertambahnya usia.
Perempuan lebih berisiko terserang rematik.Rematik lebih berisiko dialami oleh orang yang menderita kondisi tertentu, seperti penyakit ginjal, hipertensi, hipertiroidisme, obesitas, diabetes, aus yang berlebihan pada sendi, trauma, dan menopause dini.Paparan asap rokok dan polusi udara juga diduga dapat meningkatkan risiko rematik.